QUICK MENU

Your Ad Here
Memaparkan catatan dengan label Sweet Charity. Papar semua catatan
Memaparkan catatan dengan label Sweet Charity. Papar semua catatan

Selasa, 19 Jun 2007

Terharu

Tak kan ku tahan air mataku ini
Yang jatuh menitis berderai di pipi
Tak kan ku simpan dalam hatiku ini
Biarlah itu berlalu pergi

Sejuta warna menghias angkasa
Berseri penuh sungguh ku terharu
Sejuta rasa yang mengiringi
Dan kini menyentak hatiku

Selalu begitu kejamnya dirimu
Bagaikan malam yang sunyi dan sepi
Engkau biarkan diriku ini
Merintih sedih menangis sendiri

Cukup sudah jangan engkau sakiti
Cukup sudah ku merasakannya
Derita yang ku ini rintihkan
Menghancurkan segala harapan

Zakiah

Zakiah, Zakiah,
penari gurun pasir ternama
Zakiah, Zakiah,
terpesona aku melihatnya
Zakiah, Zakiah,
begitu panggilan namanya
Semuanya yang melihat tak akan dapat melupakan

Oh aku terpesona lirikan mata
Goyang pinggul dan senyumanya
sayang, hanya sepintas Zakiah lalu menghilang
Kini hanya tinggal kenangan

Zakiah, Zakiah
pastikah aku berjumpa lagi
Oh Zakiah,
tak sabar rasa hatiku menanti
Zakiah, Zakiah
tak seorang pun dapat mengerti
Bila kukatakan, aku selalu merindukannya

Sejuta Wajah

Dinginnya hari itu
Dalam gerimis suasana
Ketika cahaya malap
Dalam pelukan rindu
Menatap sejuta wajah

Bisik peluk hawa itu
Sedih merayu di hatiku
Ke mana dikau sayang
Lelah terbaring maya
Mencarimu tiada

Keluhan hati ini
Ku takut akan luka lagi
Terbayang sejuta wajah
Mana oh manakah dia
Inginku bersamnya

Indahnya hari ini
Mengejar bayangan wajahmu
Apakah aku lupa
Kamelia telah tiada
Kamelia telah tiada

Penunggu

Telah ku dengar bermacam cerita
Di simpang jalan di hujung desa
Satu peristiwa terjadi dahulu kala
Di pohon beringin kisah bermula

Berwaspadalah
Pabila berseorangan
Berhati-hatilah
Lalui jalan itu

Bila bulan terbit
Di angkasa
Si puaka
Mengilaikan suaranya
Petanda mahukan mangsa
Darah manusia
Jadi tebusannya

Berwaspadalah
Pabila berseorangan
Berhati-hatilah
Lalui jalan itu

Pohon beringin di situ tempatnya
Awasilah pabila sampai ke sana

Rambutnya kusut panjang terhurai
Seragam putih haruman wangi
Bila mengilai menambahkan ngeri
Dengan seketika hilanglah ia

Berwaspadalah
Pabila berseorangan
Berhati-hatilah
Lalui jalan itu

Teratai

Oh teratai bunga indah
Engkaulah pujaan hatiku
Telah lama aku rindukan
Wahai teratai bunga indah

Sungguh cantik paras wajahmu
Sinar matamu bagaikan suria pagi
Setiap insan selalu terpikat
Memandangmu teratai bunga indah

Ku tak menyangka wahai teratai ku sayang
Badai taufan datang menghembus dirimu
Engkaupun terkulai dan merunduklah
Layu tak berseri lagi

Oh tuhan tolong lindungilah dia
Agarku dapat bersamanya lagi
Ku inginkan teratai ku sayang
Berseri seperti semula

Teratai

Oh teratai bunga indah
Engkaulah pujaan hatiku
Telah lama aku rindukan
Wahai teratai bunga indah

Sungguh cantik paras wajahmu
Sinar matamu bagaikan suria pagi
Setiap insan selalu terpikat
Memandangmu teratai bunga indah

Ku tak menyangka wahai teratai ku sayang
Badai taufan datang menghembus dirimu
Engkaupun terkulai dan merunduklah
Layu tak berseri lagi

Oh tuhan tolong lindungilah dia
Agarku dapat bersamanya lagi
Ku inginkan teratai ku sayang
Berseri seperti semula

Raja Kumbang

Hey jangan cuba-cuba
Bermain cinta denganku
Oh aku Raja Kumbang
Itu nama samaranku

Jangan cuba menekan diriku
Untuk kepuasanmu
Hidupku selalu berkelana
Mencari bahagia

Oh hidup bagaikan burung
Tersiksa dalam sangkarnya
Oh lebih baik hidup
Bagaikan kumbang yang merdeka

Cinta bagiku hanyalah
Seperti debu
Pasti hilang bersama angin lalu

Musibah

Aha... aha...
Kisah terjadi mengalami sungguh sedih
Abang beca punya cerita
Menyayat hati
Tentang kisah terjadi kegemparan dunia
Kebakaran dan trajis melanda
Musibah menimpa
Ke atas dunia
Rakyat menjadi sengsara
Terjadinya sangat mengerikan
Musibah-musibah datang menimpa
Keganasan

Apa yang telah melakukan
Korban oh berbilang
Kesal hampa pun mula terjadi
Kerana musibah yang dihadapi
Kutukan tuhan kini terjadi

Takut musibah kembali lagi
Akan mendatang musibah yang terbesar
Wajib percaya harus menantikan
Kalau angin yang lalu tak ingin berkenalan
Yang dulu hanya mainan
Nantikan bersama jangan hampa

Kamelia

Gugusan hari-hari
Indah bersamamu
Kamelia...

Bangkitkan kembali
Rinduku mengajakmu
Ke sana

Inginku berlari
Mengejar seribu bayangmu
Kamelia...

Tak peduli kan ku terjang
Biar pun harus kutembus
Padang ilalang

1
Tiba-tiba langkahku terhenti
Sejuta wajah telah menahanku
Inginku mati mereka berkata
Tak perlu kau berlalri
Mengejar impian tak pasti
Hari ini juga mimpi
Maka biarkan ia datang
Di hatimu..

( ulang 1 )

Jangan Lama Lama

Apabila engkau berjumpa
Dengan seorang dara
Yang banyak memberi harapan
Dengan sepenuh jiwa
Jangan biarkan ia menunggu
Janganlah sampai ia berlalu

Jangan fikir lama-lama
Nanti lama-lama
Dia diambil orang

Sesal dan kesal engkau nantinya
Bila bungamu dirayu orang
Ke mana engkau akan mencari
Bila sang bunga melangkah pergi

Kerna tunggu lama-lama
Nanti lama-lama
Dia diambil orang

Apabila engkau berjumpa
Dengan seorang dara
Yang terlalu banyak meminta
Tiada menimbang rasa
Jangan dimanja atau dipandang
Walaupun hanya sebelah mata

Jangan tunggu lama-lama
Nanti lama-lama
Dia makin menyiksa

MUSIC DOWNLOAD

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

MOVIE DOWNLOAD

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket